Hubungan antara PHKS dan Pengambilan Keputusan

Hasanul Arifin Siregar

Siswa Diklapa II Tahun 2011 Nosis 111041

          Prosedur hubungan komando dan staf (PHKS) dan pengambilan keputusan merupakan proses pengambilan keputusan dan penentuan cara bertindak terhadap satu atau lebih permasalahan melalui tahapan yang ditentukan berdasarkan permasalahan dan penentuan keputusan sesuai dengan yang diinginkan,  untuk mengetahui lebih lanjut tentang hubungan antara PHKS dengan pengambilan keputusan, maka perlu diketahui berbagai pengertian tentang pengambilan keputusan dan PHKS itu sendiri, berdasarkan pendapat dari berbagai sumber, diperoleh pengertian pengambilan keputusan, antara lain menurut ¹ George R. Terry pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada. Kemudian, menurut Sondang P. Siagian pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling cepat. Selanjutnya, menurut James A. F. Stoner pengambilan keputusan adalah proses yang digunakan untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindaklanjuti (digunakan) sebagai suatu cara pemecahan masalah.

Pengambilan keputusan sebagai kelanjutan dari cara pemecahan masalah memiliki fungsi sebagai pangkal atau permulaan dari semua aktivitas manusia yang sadar dan terarah secara individual dan secara kelompok baik secara institusional maupun secara organisasional. Di samping itu, fungsi pengambilan keputusan merupakan sesuatu yang bersifat futuristik, artinya bersangkut paut dengan hari depan, masa yang akan datang, dimana efek atau pengaruhnya berlangsung cukup lama.

Terkait dengan fungsi tersebut, maka tujuan pengambilan keputusan dapat dibedakan: (1) tujuan yang bersifat tunggal. Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat tunggal terjadi apabila keputusan yang dihasilkan hanya menyangkut satu masalah, artinya bahwa sekali diputuskan, tidak ada kaitannya dengan masalah lain dan (2) tujuan yang bersifat ganda. Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat ganda terjadi apabila keputusan yang dihasilkan menyangkut lebih dari satu masalah, artinya keputusan yang diambil itu sekaligus memecahkan dua (atau lebih) masalah yang bersifat kontradiktif atau yang bersifat tidak kontradiktif.

Agar pengambilan keputusan dapat lebih terarah, maka perlu diketahui unsur atau komponen pengambilan keputusan. Unsur pengambilan keputusan itu adalah: (1) tujuan dari pengambilan keputusan; (2) identifikasi alternatif keputusan yang memecahkan masalah; (3) perhitungan tentang faktor-faktor yang tidak dapat diketahui sebelumnya atau di luar jangkauan manusia; dan (4) sarana dan perlengkapan untuk mengevaluasi atau mengukur hasil dari suatu pengambilan keputusan.

Sekarang, mari kita pahami tentang PHKS, yaitu pengaturan hubungan atau mekanisme kerja antara komandan dan Staf dalam suatu prosedur agar dapat dicapai suatu kerja sama yang tertib dan teratur. Mekanisme hubungan kerja antara Komandan dan Staf, ini lah yang  disebut dengan Prosedur Hubungan Komandan dan Staf. Beberapa langkah pada PHKS antara lain : Langkah ke 1 pengumpulan keterangan, Langkah ke 2 Menganalisa Tugas, Langkah ke 3-a Membuat konsep perencanaan, Langkah 3-b Menyampaikan Juk Can, Langkah ke 4 Membuat Perkiraan Keadaan, Langkah ke 5 Penyampaian Saran Staf, Langkah ke 6 Mengambil Keputusan, Langkah ke 7 Menyampaikan Konsep Umum Operasi, Langkah ke 8 membuat Perintah/Rencana Operasi, Langkah ke 9 Persetujuan/ACC Komandan, Langkah ke 10 Pengeluaran Perintah/Rencana Operasi, Langkah ke 11 Pengawasan

Agar lebih jelas dan dapat dipahami kita perhatikan diagram berikut:

Visualisasi Urutan Tindakan Pengambilan Keputusan

MDMP (MILITARY DESICION MAKING PROSES) Adalah proses pengambilan keputusan militer

Beberapa hubungan yang dapat diambil dari diagram di atas sebagai berikut:

NO

MDMP

PHKS

BILTUS

1.

 

 

 

 

2.

 

3.

 

 

4

 

5.

 

6.

 

7.

 

 

 

8

RECEIPT OF ORDER

 

 

 

MISSION ANALISIS

 

COA DEVELOPMENT

 

COA ANALISIS/

WARGAMING

COA COMPARISON

 

COA APROVAL

 

ORDER PRODUCTION

 

 

 

EXECUTION AND ASSESMENT

– Merupakan Tupok yang diperoleh dari Komando Atas

Melaksanakan Pulket baik dari Sat wah, Sat atas maupun Sat tetangga

Analisa Tugas Pokok,Jukcan,Staf menganalisa tugasnya

Berdasarkan Jukcan, Wadan/Kastaf memimpin staf mengembangkan CB,

Kirdan,Kirstaf sampai dengan saran staf hasil olah yudha

 

 

 

penentuan KEP/KUO

 

Pengeluaran PO

Sesuai dengan hasil penyampaian PO berdasarkan tahapan yg telah dilakukan sebelumnya

Pengawasan dilakukan oleh Komandan dan staf

-Berdasarkan identifikasi masalah

Melaksanakan Pul data, sesuai dengan permasalahan

Analisa Data

 

 

Pemilihan Alt terbaik berdasarkan proses analisa

 

 

 

Sesuai dengan analisa dan pemilihan Alt terbaik

 

Implementasi dan monitor hasil serta

 

 

evaluasi

Penulis

Hasanul Arifin Siregar

No. Siswa 111041

Iklan

Tentang cosmas97

Guru Militer di Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI AD
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Hubungan antara PHKS dan Pengambilan Keputusan

  1. cosmas97 berkata:

    tulisan ini adalah karya tulis dari siswa yang dapat penilaian terbaik dalam praktek biltus,ditampilkan disini agar memotivasi siswa lain dalam membuat penugasan agar tidak hanya sekedar mengerjakan tugas,tulisan ini sedikit direvisi dari tulisan aslinya oleh gumil agar layak jadi konsumsi umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s